| No comment yet

How To Run A New Business


"Do all the good you can, by all the means you can, in all the ways you can, in all the places you can, at all the times you can, to all the people you can, as long as ever you can" John Wesley
 
Apakah karir anda sudah stagnant dan tidak berkembang sesuai dengan yang diharapkan ? Apakah anda telah bosan menjadi karyawan ? Atau Apakah anda telah memiliki modal yang memadai dan ingin mencoba menjadi Boss bagi diri anda sendiri ? Jika jawabannya : YA. Coba direnungkan, dipelajari dan dianalisa pertanyaan - pertanyaan yang tertera dibawah ini.
  1. Bagaimana dengan prospek dan potensial usaha yang akan anda awali ? Usaha yang prospek dan potensial adalah usaha yang :
    1. Dibutuhkan oleh masyarakat.
    2. Pasar masih segar / belum jenuh.
    3. Pertumbuhan ekonomi cukup significan - buying power bagus.
    4. Pertumbuhan pasar juga significan
  2. Siapa competitor anda dan bagaimana menghadapinya ? Ini harus jelas diketahui (survey) agar strategi memposisikan produk, bisa tepat pada di level tertentu.
  3. Siapa target market dan bagaimana mencapainya ? Ini untuk mempermudah dalam hal penetapan harga dan juga promosi. Jika target market adalah kalangan ekonomi menengah ke atas maka pricing strategy yang diterapkan adalah tidak murah dan tidak mahal (reasonable price). Sedangkan ekonomi yang menengah ke bawah, pricing strategy yang diterapkan adalah harga relative murah / terjangkau dan kompetitif dengan produk yang sejenis. "Our goals can only be reached through a vehicle of a plan, in which we must fervently believe, and upon which we must vigorously act. There is no other route to success" Stephen A. Brennan
  4. Bagaimana birokrasi untuk mendapatkan izin usaha ? Jika birokrasi terlalu complicated, ini akan berdampak langsung pada peningkatan cost, yang mana pada akhirnya juga akan mempengaruhi dalam penentuan pricing strategy. Kemungkinan besar, harga tidak akan competitive dan reasonable.
  5. Familiar ngak nama usaha anda ? Nama usaha yang familiar adalah nama usaha yang mudah di - eja, di - ingat dan sudah memasyarakat. Jika namanya tidak familiar, bisa saja menimbulkan keragu - raguan / kebimbangan sehingga konsumen akan menjadikannya sebagai pilihan kedua.
  6. Berapa banyak investasi yang dibutuhkan dan telah tersedia atau belum ? Dampak dari ketersediaan dana investasi ini, harus benar - benar di analisa dan di eveluasi dengan serius agar tidak sampai terjadi, kalah berperang dipertengahan jalan.
  7. Dimana kantor dan tempat usaha ? Apakah tempatnya cukup strategy mudah dihubungi dan juga delivery ?
  8. Telah siapkah dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan ? Untuk kelancaran dan efisiensi, sarana dan prasarana yang tersedia haruslah yang prima.
  9. Apakah usaha anda telah diasuransikan ? Ini diperlukan untuk menghindari terjadinya hal - hal yang diluar dari prediksi.
  10. Apakah supplier / distributor telah siapa men support anda ? Tanpa adanya support dari mereka - mereka (supplier / distributor) ini, apapun program / planning yang telah dibuat, tidak akan bisa terlaksana dengan baik.
  11. Bagaimana dengan sistem menejemennya ? Apapun bentuk dari organisasi, menejemen harus benar - benar ditegakkan. Prinsip dasar The Right Man On The Right Place, harus benar - benar diterapkan. "Management means, in the last analysis, the substitution of thought for brawn and muscle, of knowledge for folkways and superstition, and of cooperation for force. It means the substitution of responsibility for obedience to rank, and of authority of performance for the authority of rank" Peter Drucker
  12. Bagaimana dengan sistim pemasaran "product, price, place dan promotion" ? Ini semuanya, harus dilaksanakan seprofessional mungkin.
Jika anda telah memiliki jawaban - jawabannya, berarti anda telah bisa mengawali usaha anda sendiri.
| No comment yet

8 Steps To Satisfy Customer

 

 


"A building can be designed to satisfy "by the month" with the regularity of a provider. Or it can give satisfaction in a very different way, "by the moment," the fraction of a second, with the thrill of a lover." Richard Neutra
Konsumen adalah raja. Itu adalah slogan yang sering diutarakan oleh para Businessman. Karena diposisikan sebagai raja maka :
  1. Wujud service yang diberikan, haruslah yang terbaik dan semaksimal mungkin di daya upayakan agar kekecewaan tidak sampai terjadi.
  2. Semua keluhan harus ditanggapi dengan perhatian penuh dan bijaksana. Selagi konsumen masih mau mengeluh, itu merupakan salah satu indikator bahwa konsumen masih :
    1. Ragu - ragu / tidak puas terhadap produk.
    2. Butuh informasi yang lebih detail
"If I discover within myself a desire which no experience in this world can satisfy, the most probable explanation is that I was made for another world". C.S. Lewis.
Jika keluhan ditanggapi dengan penuh perhatian, serius dan bijaksana maka konsumen tidak akan beralih ke produk pesaing, alias tetap menjadi konsumen yang loyal. Hasil survey terhadap 26 Konsumen yang kecewa, hanya 1 Konsumen yang menyampaikan keluhan (25 % beralih ke produk competitor karena keluhan tidak tertangani dengan baik). 56 % keluhan yang tertangani dengan baik (memuaskan konsumen), membuat Konsumen menjadi semakin loyal. Adapun faktor - faktor yang mendasari "why" Konsumen enggan / tidak mau menyampaikan keluhannya adalah
  1. Kebanyakan tidak ditanggapi dengan serius.
  2. Kebanyakan tidak ada manfaatnya karena tidak ada tindakan nyata.
  3. Kebanyakan tidak tahu harus disampaikan kepada siapa.
  4. Kebanyakan merasa malu menyampaikannya.
"The primary use of conversation is to satisfy the impulse to talk". George Santayana Di era yang serba kompetitif ini jika ingin survive dan progress, selain kwalitas produk nomor 1 (satu), service juga "harus" yang terbaik. Konsumen akan bisa memaklumi kekurangan produk jika mendapatkan service yang terbaik. Tetapi Konsumen akan segera beralih ke produk competitor jika mengalami ketidakpuasan atas service yang diterima.Adapun cara efektif untuk memuaskan Konsumen jika mengeluh adalah
  1. SMILE & SHAKE HAND. Smile, it's the second best thing one can do with one's lips. Secara psikologis (sesaat), senyuman akan mampu menyirnakan keluhan, ketidakpuasan atau kekecewaan.
  2. GIVE BUSINESS CARD. Sebelum diminta, segera berikan kartu nama dan salam yang hangat dengan langsung menatapi mata Konsumen. Katakan bahwa bisa melayani Konsumen adalah suatu kebahagiaan tersendiri. "Sinful and forbidden pleasures are like poisoned bread; they may satisfy appetite for the moment, but there is death in them at the end". Tryon Edwards
  3. OFFER ASSISTANCE. You keep customers by delivering on your promises, fulfilling your commitments and continually investing in the quality of your relationships. Brian Tracy. Jangan sekali - kali menawari hal - hal yang diluar dari kapasitas / tidak sesuai dengan policy perusahaan, yang mana akhirnya tidak bisa dipenuhi. Ini akan berdampak sangat jelek sekali bagi image perusahaan.
  4. HEAR WITH EMPATHY. If your job is customer satisfaction, your real job title is Problem - Solver. Brian Tracy. Apakah keluhan tersebut benar atau salah, itu adalah nomor 2 (dua). Yang terpenting adalah didengar semuanya dengan penuh perhatian dan empati.
  5. REGRET FOR THE INCONVENIENCE. Minta maaf atas ketidaknyaman. Offer your customer a long term relationships, then do everything possible to build and maintain it. Brian Tracy. Pertama - tama, tidak ada ruginya mengutarakan kata "maaf", baik dikala benar atau salah. Jika benar, beri pengertian agar Konsumen bisa memahaminya. Jika salah, segera ralat dengan sopan dan santun (diplomasi).
  6. TAKE ACTION & FIND OUT THE SOLUTION. Everyone is in the business of customer satisfaction. Who are your customers and how are they doing ? Brian Tracy. Jika pokok permasalahannya diketahui, ambil segera tindakan yang nyata. Jika dimungkinkan, langsung diadakan dihadapan Konsumen.
  7. IDENTIFY THE CUSTOMER. Express your admiration for the traits, possessions or accomplishments of your customer. Little things mean a lot. Brian Tracy. Tujuannya adalah untuk mengulangi kembali kata "maaf" dan berjanji bahwa hal ini tidak akan terjadi lagi. Jika dimungkinkan, beri souvenir sebagai kenang - kenangan.
THANKS FOR THE COMPLAIN. Attitude and personality are as important as experienced and ability. Choose wisely. Brian Tracy. Katakan bahwa tanpa adanya keluhan, maka kelemahan tidak akan bisa diketahui / diperbaiki.
 
| No comment yet

Cara Mudah Membuat Customer Terpesona

 

 

 

Pernah dengar kata Moment of truth? Moment of truth adalah detik-detik saat anda dan bisnis anda bersentuhan dengan customer anda.Dimana Anda bisa memberikan impresi (kesan) yang hebat kepada customer Anda sehingga customer mendatangi kita bukan kita yang mendatangi customer.

Saya ibaratkan customer seperti lebah. Ada dua cara menangkap lebah. Cara pertama, anda datang ke taman, cari lebah, kejar dia lalu tangkap. Apa yang terjadi ketika Anda mengejar lebah? Dia kabur. Kalau dia kabur biasanya dia akan beritahu teman-teman lebah lainnya. Cara kedua menangkap lebah adalah, pelihara taman bunga, rawat bunganya, pilih bunga yang cantik, tamannya di perindah dan dirawat dengan baik. Lebah dengan senang hati akan berkunjung dan menikmati keindahan bunga ini dengan sendirinya.

Pertanyaannya adalah, apakah anda memelihara lingkungan perusahaan anda sepertibunga agar terlihat cantik dan menarik di tempat Anda? Apakah team anda mempercantik diri dengan perilaku dan budi pekerti yang disukai oleh customer anda? Mana yang dipilih oleh customer, membeli mobil dari Abdullah atau membeli mobil dari penjual yang wajahnya mirip Tamara?

Itulah sebabnya mengapa iklan menggunakan artis cantik, tidak orang biasa yang mungkin bayarannya lebih murah. Ada guyonan yang menarik "Kenapa iklan sabun Lux pakai artis Deasy Ratna Sari?" Kenapa bukan Tessy. Padahal kalau digosok ke badan Deasy atau Tessy sabunnya sama-sama berbusa. Kalau team bisa menjual diri, customer akan datang ke kita bukan kita yang datang ke customer. Itu adalah moment of truth.

Business owners, entrepreneurs dan pembaca yang budiman, Apakah Anda mempercantik batin, hati dan pikiran atau hanya mempercantik penampilan fisik saja? Apakah customer anda sedang menarik perhatian customer atau membuat customer lari ketakutan?
| No comment yet

Formula Sukses Berbisnis, Be Do Have

 

 

Dalam sebuah siaran radio, seorang pendengar bertanya pada Bapak Andrie Wongso ...
"Pak Andrie, team kita sedang bertanding di Olympiade Beijing. Apakah dengan memotivasi mereka, Indonesia bisa mendapat emas?".
Pak AW menjawab, "Dengan motivasi, semangat mereka bertambah. Tetapi jika ketrampilan belum mendukung, maka kita akan sulit memenangkan pertandingan!".
Ya, motivasi memang dapat meningkatkan semangat dan daya juang, tetapi tidak ketrampilan! Itu kenyataan hidup yang sering kita lupakan ...
Memang, terkadang kita sering menjadi salah paham, bahwa dengan mengikuti seminar, kita dapat menjadi hebat dalam berbisnis.
Pada saat kebenaran tiba, dan ternyata kemajuan tidak juga didapat, kita sering merasa kecewa, marah-marah dan menyalahkan sang Motivator.
Mark Victor Hansen dan Robert G. Allen, dalam karya kolosalnya yang berjudul, "One Minute Millionare", memberikan formula kesuksesannya.
Rumus sukses tersebut sangat sederhana, dan hanya terdiri dari tiga kata, yaitu:
Be x Do = Have. Be adalah sisi dalam kita, yang bersifat abstrak: termasuk didalamnya adalah pikiran, semangat, keyakinan dan lain-lain. Sisi inilah yang dibangkitkan oleh para Motivator..
Do adalah sisi ketrampilan kita, segala sesuatu yang berbentuk kata kerja; berlatih, berkunjung ke pelanggan, menelepon, melakukan etc ... Ini harus kita dapatkan sendiri melalui tindakan dan evaluasi terus menerus ...
Lalu, bagaimana dengan HAVE nya?
Nah, jika kita dapat melakukan segala pekerjaan dengan trampil (DO), ditambah dengan semangat dan daya juang yang tinggi (BE), bukankah kelimpahan (HAVE) akan mudah didapat?
See You At The Top
| No comment yet

Bagaimana Meraih Target Kita

 

 

 

Sebagai seorang yang bergerak di bidang pemasaran kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya target. Target yang biasanya diberikan oleh pimpinan kepada kita dimana mau tidak mau kita harus bisa memenuhinya,
Saya mulai serius menekuni bidang ini ketika “terpaksa”, dikondisikan saya diminta bantuan oleh Boss saya untuk memajukan usahanya sedangkan sayaboleh dibilang buta dalam hal ini karena basic saya adalah administrasi dan keuangan.
Dari nasehat-nasehat yang saya terima, dari membaca buku dan artikel (yang saya sempat-sempatkan membacanya) dan dari pengalaman dilapangan ada beberapa cara untuk mencapai target yang ditetapkan.
  1. Selalumenambah pengetahuan kita dari sisi manapun akan produk yang kita tawarkansehingga kita bisa memberi pengertian kepada konsumen, apa keunggulanproduk yang kita tawarkan dengan produk lain yang sejenis.
  2. Tidak bosan belajar dari siapasaja agar bisa maju.
  3. Selalumelebihkan target yang diberikan kepada kita. Semisal kita diberi targetmenjual 100 barang dalam sebulan maka kita harus mencatat bahwa target lebih dari 100. Tapi ingat untukawal-awal jangan terlalu tinggi dalam melebihkannya, yang rasional saja semisalmenjadi 110 barang.
  4. Selalucatat dan pantau perkembangan penjualan yang terjadi dari hari kehari,minggu ke minggu. Sehingga bila ada hambatan bisa cepat ditanggulangi.
  5. Memantau dan memotivasi pasaryang sudah ada agar selalu berkembang.
  6. Selalumencari peluang pasar baru, ingat jangan hanya mengandalkan satu duasumber pendapatan, dapatkan sebanyak-banyaknya.
  7. Selalu menjaga hubungan baikdengan para pelanggan kita siapapun dia, mulai dari konsumen langsung,agen sampai distributor.
  8. Perhatikan bulan-bulan “paceklik”bagi usaha anda, usahakan inovasi penuh jauh hari sebelumnya untukmengantisipasinya.
  9. Jaga kejujuran kita, kualitasproduk dan pelayanan yang kita berikan.
  10. Jangan lupa untuk selalu beribadahdan berdoa serta beramal.
Demikian pengalaman saya yang masih dalam taraf belajar dan benar-benar masih hijau dan bau kencur di rimba pemasaran ini, semoga bermanfaat.
Salam Sukses Buat Anda
| No comment yet

Change Your Attitude, Will Increase Your Income, If U Don’t Trust, Just Try It

 

 
Hai saya Ruby Herman saya ingin share tentang apa yang dikatakan oleh mentor saya yaitu kalau sukses punya tiga komponen, yaitu Kemampuan (kebisaan, pendidikan, kompetensi), Usaha (kerja keras, daya tahan), dan attitude. Jika salah satunya negatif, hasil akhirnya juga akan negatif. Bila demikian, percuma saja sekolah tinggi, kerja keras, dan network. Kalau attitude kita atas segala hal dalam hidup dan karier bisa dirangkaikan, itulah karakter. Tidak perlu terlalu berpikir panjang soal karakter. Jaga saja attitude kita sekarang, setiap saat, dan seterusnya.
Dalam hidup ini ada hal-hal yang bisa kita kendalikan, dan ada juga yang tidak, salah satu yang bisa kita kendalikan yaitu Attitude.
Yang ingin saya share yaitu bagaimana cara kita merubah attitude kita menjadi lebih baik atau positif demikian yang saya bisa share yaitu :
  1. Bersyukurpada Tuhan bagaimanapun keadaan saudara, dengan bersyukur berarti kitamengakui kelebihan kelebihan yang ada dalam diri kita You are what youthink you are and you will become what you think you will become.dengan melihat kelebihan dalam diri kita kita bisa membantu kekuranganorang lain. Semua Agama mengajarkan kebaikan.
  2. Punyamental memberi bantuan kepada yang membutuhkan serta mau membantu orang lain yang kesulitan. Contohnyaada orang tua yang ingin menyebrang, kita bisa membantunya.
  3. Bekerjakeras dan bekerja dengan Tulus, ketika kita bekerja dengan baik makasecara tidak langsung kita akan di sukai oleh rekan-rekan, atasan danbawahan, kita menjadi pribadi yang menarik bagi sekeliling lingkungankita.
  4. Jujurserta memiliki integritas. Gak gampang menjalani kehidupan dengankejujuran, tapi berusahalah semaksimal mungkin. Apabila kita melakukan sesuatumencerminkan siapa diri kita sebenarnya, jadi hati-hatilah dalammelangkah.
  5. Bertanggungjawab, apa yang bisa kamu lakukan hari ini jangan tunda , lakukan lahsekarang.
  6. Menjadiemosi kita, emosi boleh saja, asal pada tempatnya, jangan cepat terpancingoleh isu-isu yang tidak benar. Karena banyak orang sekarang ini suka sekali mengadu domba, membuatpolitik yang menjatuhkan seseorang.
  7. BerpikirPositif dalam keadaan apapun.Before action think several times. Usahakankeep positive
  8. Maumengalah untuk menang, sikap kita yang mau mengalah membuat kita dinilaiberhati besar.
 
Kendalikan apa yang bisa kita kendalikan,maka hidup kita bisa menjadi lebih baik.
| No comment yet

Capai Target Penjualan Dengan Mudah

 

 

 

Proses penjualan terjadi karena beberapa hal, bisa dari penawaran,promosi, dan lain-lain, apa saja yang dapat kita lakukan dalam melakukan proses menuju ke penjualan, serta kadang kita suka lupa melakukan atau menjalankannya :
  1. Canvassing sebuah prosesmenawarkan produk atau jasa anda serta Melakukan kunjungan ke pelanggan baik yang sudah dikenal maupun tidak di kenal berdasarkan atas route yang telah ditetapkan.Bisa juga dengan menyebarkan Flyer, semakin banyak kita menyebarkan danjuga target yang tepat , semakin banyak pula kita mendapat kesempatanuntuk jualan
  2. Menerima Tamu ( Walk In ) di kantor, dengancara datang lebih pagi karena beberapa kantor menerapkan giliranmendapatkan calon konsumen berdasarkan kehadiran kita. Dan biasanya jikaada tamu yang dating ke kantor kita biasanya sudah 75 % minat untukmembeli. semakin banyak kita menerima tamu, semakin banyak pula kitamendapat kesempatan untuk jualan 
  3. Menerima panggilan telepon ( Call In) , hampirsama dengan call in Cuma bedanya ini hanya bentuk panggilan telepon, yangberasal dari informasi di iklan,Flyer,Televisi dll. semakin banyak kita menerimatelpon, semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untuk jualan
  4. Referensi marketing lain, kadang kita dapatmelakukan penjualan dari teman-teman marketing dari bidang lain, misalnyaAsuransi,Bank, Restorant,Travel Agent,Golf, Hotel dll. Semakin banyak kita menjalin hubungan dengan marketing-marketing lainmembuat jaringan kita semakin luas dan mendapatkan banyak peluang.
  5. Databaselama. Kadang ada juga klien-klien lama kita yang beberapa bulan lalu ditawarkanbelum berminat, mungkin sekarang ditawarkan lagi menjadi berminat dankembali membeli product dari anda. semakin banyak kita menelpon/menfollowup orang yang tepat, semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untukjualan
  6. Program Buyer Get Buyer. Biasakan bila kitatelah menjual product kita, lalu kita menawarkan mungkin teman,keluarganyamau membeli product/jasa kita .
  7. Keluarga kita sendiri, siapa tau ada keluargakita juga tertarik menggunakan product dan jasa kita, atau mungkin bisadari teman keluarga kita
  8. Internet. Manfaatkan teknologi sebagai bagiandari penawaran product-product kita contohnya seperti Milis yahoo,Friendster, facebook dan lain-lain.
Kita diberikan waktu 24 jam, bagaimana kita bisa memaksimalkan waktu yang ada dan mencapai kapasitas maksimal. Karena setiap orang pasti sukses, apabila menginginkan dan memperjuangkannya
Demikian hal-hal yang membuat proses penjualan menjadi lebih banyak, dan target pun pasti tercapai, anda pun bahagia. Sukses untuk Anda