| No comment yet

Hukum Psikologis Ikut-Ikutan dan Keterbatasan dalam Marketing

 

Jurus ikut-ikutan ini cenderung jarang dipakai oleh kebanyakan orang, namun jurus ini dapat dibilang paling mudah dan dapat mendatangkan banyak orang untuk membeli produk Anda.
Ini karena kebanyakan orang cenderung ikut-ikutan dengan orang orang lain, walaupun orang tersebut tidak mengetahui apa yang terjadi dan tidak mengetahui produk apa yang ditawarkan pada saat itu juga.

Contohnya: Anda ketika sedang berjalan-jalan dipasar malam, melihat seorang yang sedang menawarkan produk dan jasanya secara teriak-teriak sehingga semua orang berkumpul untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Pertanyaannya apakah Anda akan ikut melihatnya? Sebagian besar. Ya, karena Anda ingin tahu apa si yang ramai-ramai di sana. Inilah contoh sederhana hukum ikut-ikutan.

Hukum Keterbatasan adalah hukum yang dipakai untuk membuat orang melakukan gerak kepada produk yang Anda tawarkan sehingga orang tersebut serius dan akhirnya membeli produk dan jasa yang Anda tawarkan.

Pada Hukum Keterbatasan ini, Anda harus menerapkan sistem Limit (Limit Barang dan Limit Hadiahnya). Karena ketika orang tersebut sudah tertarik terhadap produk atau jasa Anda, namun Anda tidak menerapkan sistem limit ini orang akan entar esok, entar esok, yah entar esok. Tapi berbeda jika Anda ucapkan "Terbatas!!! hanya dijual 10 untuk malam ini".

Orang tersebut akan berebut untuk mendapatkan produk atau jasa Anda. Nah, lalu bagaimana jika orang tersebut ingin mendapatkan produk tersebut walaupun dia bukan orang yang termasuk ke dalam 10 pembeli utama? Yang harus Anda lakukan adalah, berikan orang tersebut dengan harga Asli (Tanpa adanya potongan). Karena kita harus dengan prinsip yang kita sudah buat. Kalau produk promo yang ditawarkan sudah habis, maka ya sudah.

Demikian hukum psikologis ikut-ikutan dan keterbatasan yang dapat Anda praktekan. Semoga bermanfaat
| No comment yet

Straight Way To Win

 

 

 

"The reason most people never reach their goals is that they don't define them, learn about them, or even seriously consider them as believable or achievable. Winners can tell you where they are going, what they plan to do along the way, and who will be sharing the adventure with them." Denis Waitley
Bagi kalangan professional, kemenangan adalah satu - satunya tujuan yang harus dicapai. "Be yourself, no matter what they say" Sting Untuk mencapainya, banyak cara yang bisa ditempuh, antara lain diawali dari :
  1. MIND. Setiap pekerjaan yang akan, sedang atau telah dilaksanakan, pikiran harus senantiasa terkonsentrasi / fokus dengan baik. Jika gagal, segera dicari tahu apa penyebabnya dan segera pula diperbaiki metodenya. Tetapi jika berhasil, jangan berhenti tetapi kembangkan metode yang terbaru / yang lebih baik lagi agar persentase keberhasilan semakin maksimal di masa - masa mendatang. "Concentration is the ability to focus the mind on one point" Remez Sasson
  2. SELF CONFIDENCE. Anda yakin kemampuan dokter A maka anda akan sembuh. Anda yakin lulus dengan nilai yang terbaik maka akan mendapatkannya. Anda yakin bisa mengerjakannya, anda pasti bisa. Anda yakin menang maka anda akan menang. "A man with confidence shall not lose; only doubt will bring defeat" Daniel Dulaney
  3. ABILITY. Cari tahu dimana letak kelemahan dan kekuatan. Yang lemah, segera ditingkatkan kwalitasnya melalui proses pembelajaran. Sedangkan yang kuat, pertahankan dan jika dimungkinkan kembangkan potensinya. Jika ragu dan bimbang terhadap diri sendiri, jangan segan dan malu bertanya / minta nasehat dengan mencari tahu bagaimana kiat - kiat nya untuk meningkatkan potensi diri. "Ability is what you're capable of doing. Motivation determines what you do. Attitude determines how well you do it" Lou Holtz.
  4. EXPERIENCE. Menyesali apa yang telah terjadi di masa lalu (perbuatan sia - sia) dan mencemasi apa yang belum terjadi (tidak pasti) = Kebodohan. Yang pasti itu adalah saat sekarang sedangkan masa lalu, tidak mungkin akan bisa kembali seperti sediakala. Kejadian masa lalu, mis. : kegagalan "hanya" dijadikan suatu acuan / pedoman agar kegagalan tidak terjadi lagi. "I think everyone should experience defeat at least once during their career. You learn a lot from it" Lou Holtz
  5. BE YOUSELF. Jadilah dirimu sendiri dan jangan mau berada dibawah bayang - bayangan orang lain.
    1. Yakini bahwa si A bisa saja aktor yang piawai tetapi belum tentu dia mampu memotivasi orang - orang. Begitu juga halnya dengan si B yang bisa saja professional di bidang renang tetapi dibidang tennis, dia sama sekali tidak bisa. Mengagumi orang yang sukses, itu normal tetapi jika menganggap bahwa orang sukses adalah orang yang sempurna, itu adalah kesalahan yang sangat fatal. "If you're able to be yourself, then you have no competition. All you have to do is get closer and closer to that essence" Barbara Cook
    2. Yakini bahwa diri kita juga memiliki nilai tambah yang belum tentu bisa dimiliki oleh orang lain. "Be yourself. No one can ever tell you you're doing it wrong" James Leo Herlihy
    3. Yakini bahwa menjadi diri sendiri adalah merupakan harga diri yang final dan tidak ternilai. "Be yourself, that's all there is of you" Ralph Waldo Emerson
    4. Yakini bahwa kemenangan yang sesungguhnya adalah kemenangan yang berhasil diraih melalui diri sendiri dan bukanlah berkat bantuan / belas kasihan orang lain.
"Do you want to be power in the world ? Then be yourself" Ralph Waldo Emerson Selamat menuju kemenangan dan semoga ada bermanfaat bagi semua umat manusia.

| No comment yet

Stress Management


Management means, in the last analysis, the substitution of thought for brawn and muscle, of knowledge for folkways and superstition, and of cooperation for force. It means the substitution of responsibility for obedience to rank, and of authority of performance for the authority of rank
Peter Drucker
Stress selain menguras tenaga tetapi juga melemahkan sistim kekebalan tubuh. Dampak destruktifnya, antara lain adalah kecapekan, ketidakbahagiaan, ketidaksabaran dan kemarahan. Stress juga merusak kehidupan seseorang, hubungan dan kesehatan. Karena itu, stress harus sesegera mungkin disirnakan. Pada dasarnya, ada 2 (dua) metode yang digunakan untuk mengatasi / menghilangkan stress. Pertama adalah dengan obat – obatan dan yang kedua adalah dengan metode meditasi (melatih, merawat dan membina pikiran). “There are three types of people in this world: those who make things happen, those who watch things happen and those who wonder what happened. We all have a choice. You can decide which type of person you want to be. I have always chosen to be in the first group” Mary Kay AshDari kedua metode ini, yang pertama (melalui obat – obatan) hanya bersifat sementara saja yaitu menangani gejalah yang timbul dan tidak menghilangkan penyebabnya. Sedangkan yang kedua adalah menghilangkan penyebabnya. Karena faktor utama timbulnya stress adalah pikiran yang tidak terkontrol dengan baik. Melalui pelaksanaan meditasi, pikiran yang kacau / kusut akan difokuskan pada suatu objek. Pikiran yang telah terfokuskan pada suatu objek akan mudah dikontrol dan diarahkan. Setelah itu, dicari solusi bijaksana untuk menangani pokok permasalahan yang timbal.
Dikala stress :
  1. Henti kerja untuk sesaat dan jalan – jalan dengan santai. Tujuannya, tiada lain adalah
    1. Menghindari hasil kerja yang tidak optimal.
    2. Menghindari kegagalan kerja
    3. Mengurangi tekanan stress.
Setelah pikiran mulai santai dan relax, pekerjaan sudah bisa dilanjutkan. “Don't limit yourself. Many people limit themselves to what they think they can do. You can go as far as you mind lets you. What you believe, you can achieve”. Mary Kay Ash
  1. Minum air segar / juice kesukaan. Tujuannya adalah tubuh menjadi segar dan otomatis pula akan menyegarkan pikiran.
  2. Bernafas perlahan – lahan. Tujuannya adalah untuk menormalkan “beat” atau detak jantung yang tidak beraturan.
  3. Untuk mengatasi nafsu makan, makan makanan kesukaan. Tujuannya adalah agar stamina senantiasa terjaga dengan baik. Stamina yang fit akan berdampak langsung pada kestabilan pikiran.
  4. Jika suka musik atau nonton film, bunyikan musik dan pergi nonton film kesukaan. Tujuannya adalah agar terjadi relaksasi pada pikiran sehingga tekanan stress terkikis sedikit demi sedikit.
  5. Lakukan apa yang disukai. Tujuannya adalah agar pikiran menjadi segar sehingga tekanan stress sirna perlan – lahan.
  6. Cari hal – hal yang sifatnya humor, lucu atau jenaka. Tujuannya adalah agar pikiran menjadi relax dan santai sehingga pikiran bisa terfokuskan dengan baik.
  7. Berkata kepada diri sendiri :
    1. Saya tenang.
    2. Saya santai dan bahagia.
    3. Saya punya kekuatan untuk mengatasi semua pemasalahan.
    4. Tubuh, pikiran dan perasaan saya tenang.
Tujuannya adalah agar kepercayaan diri meningkat dan semua permasalahan akan semakin mudah ditangani. “Most of the important things in the world have been accomplished by people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all” Dale Carnegie
  1. Lakukan olahraga ringan. Tujuannya adalah agar jasmani menjadi segar dan santai sehingga berdampak konstruktif bagi pikiran.
Agar bebas dari stress, kuncinya adalah terima apa adanya, jangan banyak menuntut dan mudah dilayani. Selalu renungkan bahwa apapun yang dimiliki, semuanya adalah pinjaman semata – mata. Setelah kematian datang menjemput, tidak satupun yang bisa dibawa. Disamping itu milikilah rasa puas atas apa yang telah dimiliki dan jangan sekali – kali membanding – bandingkan diri sendiri dengan kelebihan orang lain. “A wise man is cured of ambition by ambition itself; his aim is so exalted that riches, office, fortune and favor cannot satisfy him” Samuel Johnson
| No comment yet

How To Handle The Conflicts


"The harder the conflict, the more glorious the triumph. What we obtain too cheap, we esteem too lightly; it is dearness only that gives everything its value. I love the man that can smile in trouble, that can gather strength from distress and grow brave by reflection. 'This the business of little minds to shrink; but he whose heart is firm, and whose conscience approves his conduct, will pursue his principles unto death" Thomas Paine
 
Dimana ada unsur kepentingan, disana pasti terdapat / muncul konflik. Jika dibiarkan, keberadaan konflik ini akan semakin memburuk dan tidak tertutup kemungkinannya menuju ke arah destruktif. Konflik harus sesegera mungkin disikapi dan ditangani dengan solusi - solusi yang bijaksana, antara lain adalah dengan :
  1. MEET TOGETHER.
    Sadari dan yakini mereka bahwa dalam hal ini, tidak ada yang salah. Yang seharusnya diprioritas adalah kepentingan / tujuan bersama yang ingin dicapai. Segala pendapat / ide HARUS disatukan. Salah satu pihak HARUS mampu mengalah untuk mengutamakan kepentingan bersama. Munkgin saja di hari ini, pendapat / ide tersebut tidak sesuai / cocok diterapkan tetapi tidak tertutup kemungkinannya untuk diterapkan keesokan harinya atau lusa.
  2. SKILL.
    Kurangnya pelatihan yang intensif akan menyebabkan orang - orang tidak mengetahui secara pasti APA yang seharusnya diperbuat (* Job Description = kabur) sehingga apapun pekerjaan yang diperbuat, tidak akan fokus serta memberikan  hasil yang optimal. Kondisi ini, juga akan menimbulkan konflik antar departemen (* Saling curiga dan merasa tidak adil). Untuk mengatasi kondisi ini, pelatihan yang kesinambungan harus segera diadakan. Kondisi The Right Man On The Right Place harus ditegakkan.
  3. FACE THE REALITY.
    Setiap konflik yang timbul, harus dihadapi dan dicari solusinya. Lari dari kenyataan atau mengelak dari realita yang terjadi, bukanlah cara yang efektif dan bijaksana. Kondisi ini, akan semakin memperburuk/ memperparah kondisi konflik. Seyogianya, setiap konflik yang timbul, pertama - tama hadapilah dengan kedewasaan dan cari tahu penyebabnya. Setelah itu, analisa dan cari solusinya.
  4. WIN WIN SOLUTION.
    Setiap solusi pemecahan konflik, beri titik temu yang bisa diterima kedua belah pihak atau Win Win Solution. Jangan sampai terjadi, di satu pihak merasa di anak tirikan atau diperlakukan tidak adil. Persamaan persepsi sangat dibutuhkan dalam mengatasi konlik.
  5. COMPROMISE.
    Jika kedua belah pihak tetap ngotot dengan kebenaran masing - masing maka sistim kompromi bisa diterapkan. Melalui kompromi, kedua belah pihak akan saling mengalah untuk mendapatkan yang terbaik bagi masing - masing pihak.
  6. AUTHORITY.
    Jika konflik tidak bisa teratasi dengan baik dan cenderung menuju ke arah destruktif maka satu - satunya cara adalah dengan kekuatan wewenang. Cara ini, hanya digunakan sebagai pilihan akhir jika tidak ada alternatif lain, yang mana kedua belah pihak telah dead lock !
  7. CHARACTER.
    Untuk mengubah karakter orang - orang yang terlibat konflik, bukanlah hal yang mudah. Tetapi jika mampu menyadarkan dan menimbulkan pengertian yang benar terhadap mereka, pasti bisa tertangani dengan baik. Contoh kasus. : Jika si A mampu diberi pengertian yang benar akan bahaya dari merokok maka dia akan segera berhenti merokok.
  8. SYSTEM.
    Senantiasa evaluasi sistim yang digunakan saat ini, APAKAH masih relevan atau tidak (* Untuk diterapkan). Jika sistim cenderung menimbulkan konflik, segera diantisipasi dan diganti dengan yang baru, yang sesuai dengan keadaan / kondisi yang berlaku. Jangan ngotot dengan mengatakan bahwa sistim yang dulu = OK dan sekarang pasti = Ok pula. Segala sesuatunya, selalu mengalami perubahan / kedinamisan. Tidak ada yang keberadaannya selalu permanen.
  9. TEAMWORK. Sadari dan yakini bahwa konflik adalah awal dari kehancuran dan untuk sukses, hanya satu yang dibutuhkan yaitu teamwork yang solid dan kuat. Melalui teamwork selain beban pekerjaan akan semakin ringan, hasil yang dicapai juga akan semakin optimal.
"There are three ways of dealing with difference: domination, compromise, and integration. By domination only one side gets what it wants; by compromise neither side gets what it wants; by integration we find a way by which both sides may get what they wish" Mary Parker Follett.
| No comment yet

Positive Thinking Attitude


"Our attitudes control our lives. Attitudes are a secret power working twenty-four hours a day, for good or bad. It is of paramount importance that we know how to harness and control this great force" Tom Bland Realitanya, optimal tidaknya suatu hasil yang ingin dicapai, kitalah penentunya. Tetapi tidak semua orang "mampu" menerima kerealitaan ini atau mau menyadarinya. Umumnya, alih alih menyadari atau menerima kerealitaan ini, seseorang lebih cenderung menyalahkan atau menuding pihak - pihak lain atas kekurangberuntungan yang dialami. Akhirnya, bukannya kondisi konstruktif yang diraih tetapi adalah sebaliknya yaitu destruktif.
Orang yang bertipe demikian, sampai kapanpun tidak akan bisa memperbaiki "performance" atau potensinya. Seyogianya, haruslah disadari bahwa apapun kondisi yang terjadi atau keadaan apapun yang berlaku, penyebabnya dan bukanlah orang lain. Tetapi adalah diri sendiri. Menyadari akan kerealitaan ini, sudah seyogianya kapan dan dimanapun berada, sikap hidup positif senantiasa dipertahankan. Caranya, tiadalain adalah dengan memiliki :
  1. STANDARD DIRI, mis. :
    1. Pekerjaan di hari ini, tidak akan dikerjakan untuk keesokan harinya. Atau pekerjaan hari ini, haruslah tuntas di hari ini juga.
    2. Apapun program kerja yang direncanakan, siapnya haruslah "on time".
    3. Tidak akan lari dari kenyataan dan senantiasa bertanggung jawab terhadap apapun yang telah dikerjakan atau didelegasikan.
    4. Senang menerima tantangan, pantang menyerah dan berkeyakinan diri yang mantap serta kokoh.
    5. Tidak akan tergoyahkan, baik dikala dicela maupun dipuji.
    6. Tidak diskriminasi dan berwawasan universal.
  2. KERJA KERAS. Yang dimaksud dengan kerja keras adalah kerja keras dalam batas - batas yang tegas dan jelas sehingga menghasilkan hasil yang optimal dan berkwalitas. "Do a little more each day than you think you possibly can" Lowell Thomas
3.CEKATAN. Apapun yang dikerjakan, baik kwantitas maupun kwalitasnya, haruslah senantiasa baik dan progresif. "Ability is what you're capable of doing. Motivation determines what you do. Attitude determines how well you do it" Lou Holtz
  1. EMOSI TERKONTROL. Baik dalam kondisi senang maupun susah, emosi terkontrol dengan baik sehingga apapun kebijaksanaan yang diterapkan, arahnya adalah konstruktif. Logikanya, emosi yang tidak terkontrol, dampaknya adalah destruktif. Karena disaat tersebut, yang paling dominan berperanan adalah hal - hal yang arahnya irrasional. "Emotion turning back on itself, and not leading on to thought or action, is the element of madness" John Sterling
  2. PANDANGAN OPTIMIS, misalnya :
    1. Where there is a will, there is a way
    2. While there is a life, there is a hope.
  3. Realitanya, pandangan yang optimis sangatlah signifikan kontribusi dalam pencapaian kesuksesan. Contoh kasus, jika si A optimis bahwa produknya akan mudah diserap oleh pasar maka kesuksesanlah buahnya. Tetapi jika sebaliknya maka sampai kapanpun juga, produknya akan tetap menumpuk di gudang. "An optimist sees an opportunity in every calamity; a pessimist sees a calamity in every opportunity" Winston Churchill
  4. MORAL BAIK, yang mencakupi :
    1. Tidak melakukan tindakan yang illegal, baik yang dibuat oleh pemerintah maupun yang berlaku pada adat istiadat setempat.
    2. Tindakan apapun yang diperbuat, tidak merugikan atau menyengsarakan orang lain.
    3. Apapun yang dilakukan, semuanya adalah legal, yang selain menguntungkan diri sendiri tetapi juga orang lain.
    4. Suka dan senang melakukan perbuatan perbuatan terpuji, misalnya : beramal.
    5. Ramah tamah, sopan dan jujur kepada siapapun juga.
"The personal life deeply lived always expands into truths beyond itself" Anais Nin
  1. BIJAKSANA, misalnya :
    1. Apapun yang dilakukan, dasarnya adalah netral dan adil serta tidak merugikan pihak yang manapun juga.
    2. Setiap tutur kata dan tindakan badan jasmani, arahnya adalah positif, yang tanpa adanya batasan batasan etnis, agama, suku dan lain sebagainya.
    3. Apapun yang dilakukan, dampaknya adalah positif, yang selalu memberikan ketenangan, keteduhan, kedamaian dan ketentraman.
    4. Mampu dan mau menerima apapun kerealitaan yang terjadi serta mengevaluasinya.
  2. TEPAT JANJI. Setiap ungkapan yang diutarakan, selalu ditepati. Baginya, yang namanya janji adalah hutang dan sudah seharusnya dilunasi.
| No comment yet

How Can I Keep Myself Motivated Long-term?

 

 


Motivation is a fire from within. If someone else tries to light that fire under you, chances are it will burn very briefly. STEPHEN R. COVEY.

Di setiap aktivitas yang akan diawali, motivasi sangat dibutuhkan karena selain akan meringankan beban yang dilalui, motivasi juga akan meningkatkan semangat untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Dengan adanya motivasi, juga akan menghilangkan kejenuhan, kerja yang monoton, kerja asal-asalan atau kerja karena terpaksa. Motivasi akan membuat seseorang benar-benar enjoy dengan pekerjaan yang dikerjakan. Kerja tidak lagi sebagai beban/kewajiban tetapi adalah merupakan hobi atau kesenangan sehingga hasil yang dicapai dari waktu ke waktu selain kualitasnya meningkat, kuantitasnya juga mengalami hal yang sama.

Agar setiap saat senantiasa termotivasi dengan pekerjaan, ada beberapa komponen yang harus Anda miliki, antara lain:

•VISION. Visi bisa juga dikatakan APA yang ingin dicapai di masa mendatang. Misalnya : dalam waktu 5 tahun, 10 tahun atau 15 tahun ke depan APA yang didambakan ? Tidaklah logis, jika dalam 5 / 10 / 15 tahun ke depan, kondisinya sama dengan yang sekarang.

Kalau sekarang, misalnya masih memiliki jabatan salesman maka 5 tahun ke depan, logikanya (* minimal) telah menjadi Sales Supervisor / Sales Manager. Demikian seterusnya.

Vision without a task is only a dream. A task without a vision is but drudgery. But vision with a task is a dream fulfilled. With vision there is no room to be frightened. No reason for intimidation. It's time to march forward ! Let's be confident and positive! - CHARLES R. SWINDOLL

•PLAN. Maksudnya, Annda sebaiknya memiliki sebuah perencanaan yang jelas dan akurat serta bekerja sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Tanpa adanya perencanaan, selain hasil yang dicapai tidak akan optimal, tetapi juga tidak tertutup kemungkinannya bahwa apa yang akan dikerjakan lebih cenderung mengalami kegagalan.

Having no plan is like sailing the seven seas without a compass, digging a ditch without a shovel, or hunting for pirate's treasure without an 'x' marks the spot. Without one, you're better off heading down to the horse races and betting on the 'Win Three.' A plan helps keep you on schedule, makes it easier to recognize success and failure, helps pump you up when things aren't going so well, and most importantly, provides an essential focus - a beacon of light in an ocean full of treachery. In fact, a plan not only acts as your road map for success (a metaphor that's been beaten to death), it is your vehicle for prosperity, or if you prefer, your own personal prescription for greatness. PETER J. PATSULA

•SPIRIT. Apapun yang akan dikerjakan, awali dengan semangat. Logikanya, semakin semangat yang dikerjakan maka akan semakin ringan bebannya. Semakin ringan bebannya maka maka akan semakin banyak yang dihasilkan. Hasil yang diharapkan, bukan saja kuantitasnya meningkat tetapi juga diiringi dengan kualitas.

Nothing has any power if you're not afraid of it. You need to know your own truth. You aren't what you think you are. RICHARD SCHWARTZ


•HARD WORK. Pada hakekatnya, tidak ada orang yang bodoh. Yang ada itu, adalah orang yang malas. Kemalasan adalah salah satu faktor yang menyebabkan / menghalangi keberhasilan diri seseorang. Alih-alih malas, hendaknya senantiasa kerja keras karena semakin banyak yang dikerjakan maka akan semakin banyak yang didapatkan (* pengalaman). Semakin banyak yang didapatkan maka akan semakin banyak pula peluang / kesempatan untuk meraih kesuksesan.

Keep your dreams alive. Understand to achieve anything requires faith and belief in yourself, vision, hard work, determination and dedication. Remember all things are possible for those who believe. GAIL DEVERS.

•LEARNING. Hidup adalah proses pembelajaran. Oleh karena itu, selalulah belajar. Jangan merasa sudah pintar, sudah berpengalaman atau sudah tua sehingga tidak perlu lagi belajar. Semakin banyak yang dipelajari maka akan semakin banyak diketahui. Semakin banyak yang diketahui maka akan semakin lempang jalan menuju kesuksesan.

Learning is a treasure that will follow its owner everywhere.CHINESE PROVERB


•IDEA. Jika ada ide-ide baru, segera diabadikan dalam agenda pribadi. Hari ini, mungkin saja tidak bisa bermanfaat atau tidak tepat momennya untuk diaplikasikan. Tetapi keesokan harinya / lusa, bisa saja ini adalah terobosan-terobosan yang sangat inovatif. Jangan disepelekan ide apapun yang timbul, segera catat agar tidak sampai terlupakan atau hilang sia-sia.

The only force that can overcome an idea and a faith is another and better idea and faith, positively and fearlessly upheld. Dorothy Thompson

Selamat berjuang dan semoga sukses selalu !
| No comment yet

To Be A Great Best Leader

 

 


If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears. GLENN CLARKPemimpin yang sukses adalah pemimpin yang disegani / dihomati dan bukanlah pemimpin yang ditakuti. Pemimpin yang ditakuti, hanya akan mendapatkan rasa nunduk di depan dan nanduk di belakang. Untuk menjadi pemimpin yang disegani dan dihormati maka seorang pemimpin haruslah :
  1. PATIENCE & WISDOM :  Dalam segala hal, kesabaran dan kebijaksanan harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Dia mampu memahami dan mengerti dengan baik MENGAPA seseorang bisa jadi demikian, yang dulunya tidak ? Melalui kesabaran dan kebijaksanaan, seorang pemimpin akan menemukan solusi - solusi yang konstruktif untuk memotivasi bawahannya agar senantiasa berada di jalur yang benar serta produktif melaksanakan pekerjaan - pekerjaan yang didelegasikan. "Success usually comes to those who are too busy to be looking for it" - HENRY DAVID THOREAU (1817-1862)
  2. BE A GOOD LISTENER : Seorang peminpin selain mampu mendelegasikan / mengarahkan / menginstruksikan bawahannya melaksanakan tugas seoptimal mungkin tetapi juga mampu menjadi pendengar yang baik. Sebagai pendengar yang baik, seorang pemimpin akan mendapatkan beraneka ragam informasi, baik untuk introspeksi diri maupun peningkatkan potensi bawahan. "I have often regretted my speech, never my silence." - XENOCRATES (396 - 314 B.C.)
  3. SOLVING PROBLEM : Seorang pemimpin haruslah senantiasa meningkatkan potensi diri dan tanggap terhadap lingkungan sekitarnya serta tidak gatek (* Gagap teknologi). Setiap permasalahan yang timbul, selain memberi kesempatan kepada bawahannya untuk memberikan solusi, dia juga telah menyediakan solusi yang bisa diterima dan dipahami oleh bawahannya.  Dalam hal ini, sifat otoriter dan pemaksaan kehendak TIDAK akan terjadi. "The significant problems we face cannot be solved at the same level of thinking we were at when we created them." - ALBERT EINSTEIN (1879 - 1955)
  4. RESPONSIBILITY : Disamping berani bertanggungjawab atas apapun yang terjadi, seorang pemimpin juga harus berani berkorban untuk bawahannya, baik dalam bentuk waktu, tenaga, materi maupun perasaan. Lari dari kenyataan atau menolak realita yang terjadi adalah salah satu penyebab gagalnya fungsi kepemimpinan. 
  5. FAIR : Penghargaan dan rasa hormat akan timbul jika seorang pemimpin senantiasa adil bertindak, yang tanpa adanya unsur - unsur diskriminasi, baik dari sisi ras, agama, aliran, gender maupun bahasa. Yang BENAR = BERHASIL diberi penghargaan dan SALAH = GAGAL diberi sanksi. "Talent does what it can; genius does what it must." - EDWARD GEORGE BULWER - LYTTON (1803 - 1873)
  6. GOOD SAMPLE : Karena akan selalu dijadikan contoh / panutan maka seorang pemimpin HARUS mampu  memberikan suri tauladan yang baik, baik dari sikap / prilaku, bahasa (* Tutur kata) dan penampilan. Pemimpin yang berhasil, umumnya adalah pemimpin yang memiliki moralitas yang terjaga, terbina dan terkontrol dengan baik. Segala hal yang bertentangan dengan moralitas, telah sirna dari kehidupannya. "Good people do not need laws to tell them to act responsibly, while bad people will find a way around the laws." - PLATO (427 - 347 B.C.)
  7. NEVER GIVE UP : Baik dalam keadaan berhasil maupun gagal, seorang pemimpin HARUS mampu menunjukkan bahwa dirinya penuh dengan vitalitas / semangat juang yang tanpa menyerah. Contoh motivasi yang baik ini, akan membuat segenap bawahan senantiasa semangat melaksanakan apapun yang didelegasikan. "I have not failed. I've just found 10,000 ways that won't work."  - THOMAS ALVA EDISON (1847 - 1931)
  8. LOW PROFILE : Walaupun memiliki otoritas dan wewenang yang penuh, seorang pemimpin hendaknya senantiasa rendah hati dan tidak sombong ibarat PADI YANG AKAN SEMAKIN MENUNDUK JIKA SEMAKIN BERISI. Seorang pemimpin sangat menyadari bahwa KESUKSESAN dan KEGAGALAN nya sangatlah ditentukan oleh kontribusi bawahannya. "Be nice to people on your way up because you meet them on your way down." - JIMMY DURANTE
  9. NOBODY IS PERFECT. Seorang pemimpin sangat menyadari akan keterbatasannya dan tidak akan segan atau malu meminta maaf jika salah. Kebesaran sifat kepemimpinan ini akan membuat siapapun kagum dan segan serta 100 % akan mau serta senang melaksanakan apapun yang diinstruksikan. "The true measure of a man is how he treats someone who can do him absolutely no good." - SAMUEL JOHNSON (1709 - 1784)
Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bermakna bagi kehidupan semua orang.